SISWASISWI.ID, BELITUNG TIMUR – Ternyata Angka Putus Sekolah atau Drop Out (DO) Siswa Siswi SMP sederajat, di Kabupaten Belitung Timur, terbilang cukup tinggi.

Pasalnya, jika bibandingkan dengan tahun 2017 lalu, angka putus sekolah di tahun 2018 ini meningkat, meski jumlahnya tidak terlalu signifikan.
         
Dalam hal ini,Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Partono, menyatakan bahwa angka siswa DO Tahun 2018 lalu mencapai sekitar 153 orang siswa. Angka ini jadi meningkat 4 persen, jika dibanding Tahun 2017 lalu, yang hanya mencapai 147 orang.

“Data itu per Oktober 2018. Untuk tahun 2019 ini, baru akan kita ambil setelah bulan Juli, kalau semua siswa sudah tetap bersekolah,” ungkap Partono, saat ditemui Diskominfo Beltim, di ruang kerjanya Jum’at (29/3/1) lalu.

Adapun mayoritas penyebab siswa SMP putus sekolah adalah karena faktor sosial, yakni akibat pergaulan lingkungan dan kenakalan remaja.

Namun menurut Partono, yang mendasari semua itu lebih karena kurangnya perhatian keluarg, akibat rumah tangga yang sudah berantakan.

“Kalau bahasa kita umumnya, karena keluarganya broken home atau permasalahan rumah tangga orangtuanya. Kenakalan itukan sumbernya dari keluarga, ini terjadi hampir di seluruh satuan pendidikan, meski faktor lainnya tetap ada,” jelas Partono.

Sedangkan untuk penyebab dari faktor ekonomi, Partono menyebut sangat kecil sekali, bahkan hampir tidak ada.

Hal ini lantaran biaya sekolah di Kabupaten Beltim sangat terjangkau.

“Kalau masalah ekonomi sangat sedikit. Sepanjang siswa mau bersekolah, masalah tidak mampu bayar uang sekolah, ternyata bisa diatasi lewat berbagai program bantuan khusus untuk keluarga kurang mampu,” beber Partono.  
         
Salahsatu cara menekan tingginya angka putus sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim menghimbau, agar Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Wali Kelas siswa yang terindikasi akan DO, untuk lebih intens melakukan pendampingan.

“Di sinilah peran utama guru BK, melakukan pendampingan, sehingga bukan hanya terhenti di sekolah saja, namun dapat juga ke lingkungan keluarganya. Wali kelas dan Guru BP, seharusnya sudah punya deteksi dini mengenai siswa yang teridikasi akan DO,” ucap Partono.

Selain itu, lanjut Partono, pihaknya dari Dinas Pendidikan Beltim, juga akan membentuk tim khusus untuk menanggulangi angka putus sekolah di Kabupaten Beltim ini. Tim tersebut, nantinya beranggotakan dari lintas sektor, serta pemerintah desa.

“Nanti kita libatkan dinas lain juga. Kita berharap dengan adanya tim ini akan menekan angka putus sekolah untuk siswa SMP ataupun SD di Kabupaten Beltim ini,” tukasnya.
         
Saat ini, di Kabupaten Beltim terdiri dari 25 SMP/MTS sederajat, dimana jumlah siswa siswi mencapai 5.743 orang. (*/salis)          


SISWASISWI.ID, TANJUNGPANDAN — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, setiap Tanggal 22 Desember, maka Korps HMI-Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Akademi Manajemen Belitung (AMB) Cabang Bangka Belitung (Babel), menggelar Diskusi Publik, pada Sabtu (29/12/2018) lalu, bertempat di Balroom Hotel Harlika Jaya, Tanjungpandan, Belitung.

Adapun acara ini, dihadiri oleh segenap Kader HMI-wan dan HMI-Wati Komisariat Akademi Manajemen Belitung, beserta para tamu undangan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Sosial, Darma Wanita, para pelajar siswa SMA/SMK, mahasiswa, serta organisasi masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan, yaitu PKK, Fatayat NU dan organisasi lainnya, yang tidak bisa disebutkan satu-persatu.

Acara Diskusi Publik ini, mengangkat Tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”.

Dengan Narasumber Ny. Olga Susana Babel, Ny. Damayanti, S. Pd, M.Pd, dan Ny. Tina Dardini.

Saat itu, ketiga narasumber tersebut, menyampaikan materi masing-masing yang berbeda, yaitu peran perempuan terhadap karir dan usaha, peran perempuan terhadap agama dan peran perempuan terhadap Nasionalisme.

Acara diskusi publik tersebut, dibuka langsung oleh Ketua Umum HMI Komisariat Akademi Manajemen Belitung Cabang Bangka Belitung, Riza KF.

Dalam penyampaiannya, Ketua Pelaksana, Ade Sandra Mamola, mengatakan, acara ini bertujuan untuk transfer pengetahuan dan sharing bagi para perempuan, khususnya para pelajar dan masyarakat, serta kader HMI-Wati, agar dapat memahami peran dan fungsi sebagai seorang perempuan yang memiliki kemampuan, baik itu dalam kematangan pola pikir maupun Soft Skilnya, sesuai dengan tema yang diangkat Kohati Komisariat AMB, dalam peringatan Hari Ibu ini.

“Diharapkan, para perempuan, khususnya HMI-Wati, agar memiliki daya saing yang lebih mumpuni dan berkompeten , sehingga dapat ikut berperanserta mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ucap Ade Sandra.

Rupanya, tidak hanya mengadakan diskusi publik saja, Kohati Komisariat AMB, juga menggelar teatrikal musikalisasi puisi dan muhasabah, tentang begitu pentingnya ibu didalam kehidupan ini.

Terlihat saat itu, para peserta dari para pelajar yang membawa ibunya ke acara ini, langsung tampak sangat antusias dengan kegiatan tersebut.

Dalam acara itu, panitia juga memberikan panggung kepada peserta yang membawa ibunya, agar mereka dapat meluapkan kasih sayang yang dalam kepada ibunya, dengan cara membasuh kaki dan pelukan hangat, yang sebenarnya tidak ingin mereka lepas.

“Semoga saja, acara tentang peran perempuan terhadap kemajuan bangsa maupun didalam lingkungan masyarakat ini, dapat terus diadakan, karena untuk melatih dan memberikan pengetahuan terhadap perempuan, agar tetap berpikir kritis dan memiliki daya saing yang unggul,” pungkas Dila, salah Satu HMI-Wati.

Penulis: Reja Novian S.Pd

SISWASISWI.ID, BELITUNG — Puluhan wartawan dari berbagai Organisasi Pers dan Perusahaan Pers di Bangka Belitung (Babel), memperkuat Kepengurusan Sekretariat Bersama (Sekber) Pers Indonesia Provinsi Bangka Belitung (Babel) Periode 2019 – 2021.

Puluhan wartawan yang menjadi pengurus Sekber Pers Babel ini, berasal dari berbagai organisasi pers dan perusahaan pers yang beroperasi di Babel, diantaranya Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Asosiasi Wartawan dan Penerbit Indonesia (AWPI), Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) dan Forum Jurnalis Media dan Siber (FORJIMS).

“Kawan kawan pengurus Sekber Pers Babel bertekad, bakal mendukung kinerja pers di Babel dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) pemberitaan, guna mempertajam daya kritik dan kritis atas jalannya pemerintahan dan pembangunan di provinsi ini secara khusus, serta secara umum ditingkat Nasional,” ucap Ketua Sekber Pers Indonesia Provinsi Babel Terpilih, Joni Arsyah, S.Sos, saat diwawancarai media ini.

Diungkapkan Joni, puluhan wartawan di Babel, termasuk dirinya, duduk diberbagai posisi pada struktur Kepengurusan Sekber Pers Babel Periode 2019- 2021.

Dijelaskannya, pada posisi pengurus harian, terdapat satu orang ketua, yaitu dirinya selaku Ketua DPD AWI Babel, yang ditunjuk rekan rekan pers, saat rapat perdana Pembentukan Sekber Pers Babel, beberapa hari lalu.

Lalu, diperkuat oleh 5 wakil ketua yang berasal dari berbagai organisasi pers, yaitu
Drs. Nasrul Rully dari AWPI, Sahrus Salis dari PPWI, Lucky Dwi H dari HPI, Melky dari PWRI, serta
Iqbal Firdaus Darmawan AMd, dari FORJIMS.

Untuk posisi sekretaris, dipercayakan kepada Sunanti AMd, sedangkan Ny. Suci Akbari duduk sebagai wakil sekretaris.

Untuk posisi bendahara, dipercayakan kepada Budi Setiawan Kusmandjaya, sedangkan posisi
wakil bendahara diemban oleh Ronald, S.Sos

Sementara puluhan wartawan lainnya, memegang posisi tugas di biro – biro.

Salahsatunya untuk Biro Peliputan Khusus dan Tugas Lapangan, dipegang oleh
Fachrudin Victory, selaku kepala biro. Dibantu oleh
Andrey Yogusta dan
Hadi.

“Kami tentu membuka diri, jika nantinya masih ada para wartawan yang ingin bergabung dalam wadah Sekber Pers Babel ini. Tetapi harus memiliki visi dan misi yang sama sebagai wartawan,” tegas Joni.

Selain itu, para pengurus Sekber Pers Babel ini, diharapkan memiliki jiwa keberanian guna melawan dugaan kriminalisasi pers, siap untuk menjadi agen perubahan, siap dalam menjalankan tugas sebagai penyebar informasi dan siap mempertajam daya kritik dan kritis sebagai wartawan.

Ditambahkan Joni, kepengurusan Sekber Babel yang baru terbentuk ini, telah membentuk Panitia HUT PERS Tahun 2019, serta juga bakal secepatnya menyusun program kerja dan pemenuhan legalitas organisasi.

“Namun untuk nama nama wartawan yang masuk dalam struktur pengurus Sekber Pers Babel diatas, masih dalam bentuk draf rancangan, sehingga masih ada kemungkinan untuk dirubah atau direvisi, sebelum ditetapkan secara permanen dengan surat keputusan atau SK,” pungkas Joni. (iqbal)

DRAF RANCANGAN SUSUNAN PENGURUS SEKBER PERS INDONESIA PROVINSI BABEL, PERIODE TUGAS 2019 – 2021 :

PENGURUS HARIAN:

KETUA:
Joni Arsyah, S.Sos

WAKIL KETUA:
Drs. Nasrul Rully

WAKIL KETUA:
Sahrus Salis

WAKIL KETUA:
Lucky Dwi H

WAKIL KETUA:
Melky

WAKIL KETUA:
IQBAL Firdaus Darmawan, Amd

SEKRETARIS:
Sunanti, AMd
WAKIL SEKRETARIS:
Suci Akbari

BENDAHARA: Budi Setiawan Kusmandjaya
WAKIL BENDAHARA:
Ronald, S.Sos

BIRO PELIPUTAN KHUSUS DAN TUGAS LAPANGAN:
Fachrudin Victory
Andrey Yogusta
Hadi

BIRO KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA:
Sastra Hafarisy
Helmi M Fadhil

BIRO ADVOKASI, HUKUM DAN HAM:
Boris Dianjaya, SH
Indra Gunawan, SH

BIRO INTELEJEN, PEMBERANTASAN KORUPSI DAN NARKOBA:
Hadi FIRMANSYAH, S.I.Kom
Lori Andloid

BIRO POLITIK, PERTAHANAN DAN KEAMANAN :
Syukri Gumay S.I.Kom
Suherman Fuad

BIRO PENDIDIKAN DAN PELATIHAN:
Wahyu Kurniawan, SE
Aldhino, S.Pd

BIRO LITBANG DAN IT:
Herry, Amd
Irwansyah

BIRO HUMAS, MEDIA DAN SIBER :
Marjali, MS
Iswandi

BIRO PARIWISATA, SENI DAN BUDAYA:
Yulian Dodi, ST
Lisna Mardiana, SE

BIRO LINGKUNGAN HIDUP :
Ayirah
Agus Kalalo

BIRO SOSIAL DAN PENANGGULANGAN BENCANA ALAM (SAR):
Ny. Nining
Ny. Apriyani

BIRO KEMARITIMAN, KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN:
Acep Mustika
Hoiril Badrian

BIRO ENERGI DAN SDA:
M. Noor Masese
Teddy Aprianto, Hermanza

BIRO USAHA DAN DANA:
Aditya Safitri, SE
Alexander

BIRO MENTAL DAN SPIRITUAL:
Rhofik Pramuadjie, AMd
Zaid, AMd

BIRO SATUAN TUGAS (SATGAS):
Amril Yudianto
Suganda

SISWASISWI.ID, BELITUNG — Bersepakat untuk “mempertajam” daya kritik dan kritis sebagai elemen pers, maka puluhan wartawan dari berbagai organisasi pers di Provinsi Bangka Belitung (Babel), telah membentuk wadah Sekretariat Bersama (Sekber) Pers Indonesia Provinsi Babel.

Pembentukan Sekber Pers Babel ini, bertempat di Kedai 46 Resto, Jalan Jendral Sudirman, Tanjungpandan, Belitung, Babel.

Adapun pembentukan Sekber Pers ini, ditetapkan secara resmi pada Rapat Perdana Pembentukan Sekretariat Bersama (SEKBER) Pers Indonesia Provinsi Babel Periode Tahun 2019-2021, Hari Sabtu (29/12/2018).

Pada papat perdana ini, para wartawan yang berasal dari berbagai organisasi pers di Babel, diantaranya Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Himpunan Pewarta Indonesia (HPI), Forum Jurnalis Media dan Siber (FORJIMS), serta Asosiasi Wartawan dan Penerbit Indonesia (AWPI), sepakat menunjuk Ketua DPD AWI Babel, Joni Arsyah S.Sos, memegang posisi Ketua Sekber Pers Indonesia Provinsi Babel, Periode 2019-2021.

Selanjutnya, selaku ketua terpilih, Joni mendapat mandat untuk membentuk Susunan Struktur Sekber Pers Indonesia Provinsi Babel 2019-2021.

Adapun kepengurusan sekber pers yang dibentuk tersebut, terdiri dari para wartawan yang berasal dari 6 organisasi Pers, yang beroperasi di Babel.

“Adapun Pengurus Sekber Pers Babel yang telah terbentuk ini, merupakan gabungan para wartawan dari berbagai organisasi pers di Babel ini, antara lain dari AWI, PPWI, PWRI, HPI, AWPI dan FORJIMS. Kami memiliki tujuan dalam membentuk wadah SEKBER Pers ini, yaitu untuk mempertajam daya kritik dan kritis insan pers di Babel, terutama para insan pers yang tergabung dalam wadah Sekber Pers ini,” ucap Joni.

Dikatakan Joni, pihaknya menilai ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama dalam merealisasikan tujuan dari Sekber Pers ini, yaitu adanya dugaan kriminalisasi pers, kurangnya persatuan di kalangan pers, terbatasnya wawasan atas pelaksanaan tupoksi pers, rendahnya tingkat profesionalitas, turunnya kredibilitas dan lainnya.

Karena itu, terbentuknya Pengurus Sekber Pers Indonesia Provinsi Babel ini, diharapkan mampu menghadapi dan mencari solusi atas berbagai kendala dalam merealisasikan tajamnya daya kritik dan kritis insan pers tersebut.

“Setelah terbentuknya pengurus Sekber Pers ini, kami tentunya memohon dukungan dari semua pihak, agar pelaksanaan Tupoksi Pers oleh Sekber Pers Babel ini, dapat sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, Undang Undang Nonmor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta aturan yang berlaku lainnya,” ucap Joni lagi.

Dalam hal ini, Joni sangat berharap, kedepannya Sekber Pers Babel ini bisa eksis dan berkomitmen dalam menjaga dan mempertahankan posisinya sebagai Pilar Utama Demokrasi.

Lalu, Sekber Pers Babel juga diharapkan bisa merealisasikan tujuan lain dari pelaksanaan tupoksi pers, yaitu bisa sebagai agen perubahan, penyebar informasi, pendorong tegaknya aturan hukum dan melaksanakan pengawasan atas jalannya pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

“Karena itu, Sekber Pers Babel ini, mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa, serta jalannya pembangunan yang sesuai aspirasi rakyat dan aturan yang berlaku,” tandas Joni.

Adapun Rapat Perdana Sekber Pers Babel ini, dihadiri belasan wartawan yang mewakili sekitar 43 orang dari berbagai organisasi pers di Babel ini.

Saat rapat itu, berhasil membentuk Struktur Pengurus SEKBER Pers Babel, diantaranya menetapkan Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pembina, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, wakil bendahara, serta Biro- Biro tugas masing-masing.

Maka, sekitar Pukul 10:40 WIB, hasil keputusan rapat ditetapkan secara resmi oleh Pengurus SEKBER Pers Indonesia Provinsi Babel, Periode 2019-2021.

Selain itu, telah terbentuk juga susunan Panitia HUT PERS NASIONAL (HPN) 2019, yang telah di sepakati oleh semua anggota yang hadir dalam rapat.

Dengan demikian, hasil rapat SEKBER Pers Indonesia Provinsi Babel Periode 2019-2021, telah menetapkan Susunan Pengurus Inti, yaitu:

Ketua : Joni Arsyah S. Sos, dari AWI.
Wakil Ketua :

  • Drs. nasrul Rully (AWPI)
  • Sarus Salis (PPWI)
  • Lucky Dwi H (HPI)
  • Melky (PWRI) serta
  • Iqbal Firdaus Darmawan (FORJIMS).
    Sekretaris : Sunanti, AMd.
    Wakil Sekretaris : Suci Akbari.
    Bendahara : Budi Setiawan Kusmanjaya.
    Wakil Bendahara: Ronald, S.Sos

(Lucky-okeybozz)

#HTQ Upaya LDII Bina Generus Alim dan Faqih

LEMBAGA Dakwah Islam Indonesia (LDII) memiliki berbagai program dengan sarana utama menciptakan generus yang alim dan faqih, berakhlakul karimah dan mandiri.

Adapun salahsatu program unggulan untuk mewujudkan generus yang alim dan faqih, serta berakhlakul karimah adalah Halaqoh Tahfidzul Qur’an (HTQ).

Bagi LDII, Tahfidzul Qur’an adalah solusi untuk menghadapi era digitaliasi, dimana kebanyakan orang sulit jauh dari handphone (hp) yang banyak membawa pengaruh luar biasa.

“Untuk itulah, LDII konsen dengan program ini. Alhamdulillah sudah dua tahun ini berjalan, sudah ada yang hafal 11 Juz,” ungkap Ketua DPW LDII Babel Ari Sriyanto, saat menyampaikan kata sambutan dalam Halaqoh Kubro Tahfidzul Qur’an 2018, di Masjid Ar-Royyan, Kota Pangkalpinang.

Ari berharap, Halaqoh Kubro kedepannya bisa diselenggarakan kembali dengan skala yang lebih besar, bisa bersama MUI dan ormas Islam lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, Prof Abdullah Syam, berpesan kepada para santri HTQ, agar bisa terus mengutamakan dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

“Alquran itu bisa memberikan pertolongan, dan diberi kuasa untuk menolong. Dan juga pelapor yang dibenarkan. Ketika Alquran diutamakan, maka ia akan menarik ke surga,” tuturnya.

Abdullah Syam juga mengapresiasi kehadiran Gubernur Babel DR.H.Erzaldi Romantis SE, MM, telah mendukung penuh program tersebut ditengah kesibukannya.

“Saya salut dengan Pak Gubernur. Di tengah kesibukan beliau bisa hadir. Memang kita yang harus membagi waktu. Kalau mengatur waktu itu kuasa Allah. Ini adalah suatu keteladanan dan kami sangat bangga,” ucapnya memuji.

Sedangkan Gubernur Babel Erzaldi Rosman, dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa Penghafal Alquran adalah pembawa berkah.

Sebagai wujud rasa syukurnya, Erzaldi berjanji selepas acara ini akan memfasilitasi umroh gratis bagi peserta terbaik, juga bersama dengan para ustadz yang memiliki hafalan terbanyak.

“InsyaAllah, tahun depan saya berangkatkan umroh. Minta satu doanya, semoga Allah jadikan Negeri Serumpun Sebalai ini selalu diridhoi, dilindungi dan diberkahi” ucap Erzaldi.

Lalu, Erzaldi juga mengucapkan rasa terimakasihnya atas terselenggaranya acara ini.

“Terimakasih kepada kawan-kawan LDII, yang sangat konsen mendidik anak-anak kita bagaimana menjadi sholeh sholehah, yang tidak hanya memberi manfaat bagi orang tuanya, tapi bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Sementara,Anggota DPD RI Herry Erfian, yang sempat hadir dalam acara pembukaan, juga mengapresiasi terhadap program HTQ yang dicanangkan oleh LDII, karena menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan semangat yang luar biasa bagi peserta.

“Ini akan memberi keberkahan juga, bukan hanya buat mereka, tapi akan memberikan keberkahan bagi masyarakat Babel,” tuturnya.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan memotivasi kepada santri HTQ, maka dia berjanji akan memberi beasiswa pendidikan kepada 4 santri HTQ.

“Saya mensupport penuh, saya titip dengan Ketua LDII Babel, saya akan memberikan beberapa beasiswa untuk anak-anak yang berprestasi luar biasa dalam kegiatan ini. Saya ngasih 4 beasiswa untuk anak-anak ini, 2 laki-laki dan 2 perempuan,” pungkasnya.

Sumber: Biro KIM DPD LDII Babel

Oleh: Kurnianto Purnama, SH, MH (Praktisi Hukum)

TERKADANG Saya sempat berrpikir, betapa prihatinnya melihat kebanyakan nasib penulis buku di tanah air ini.

Faktanya, secara ekonomi hidup mereka kebanyakan pas-pasan. Padahal, tingkatan kemajuan ilmu dan teknologi suatu bangsa, tergantung pada penulis buku bangsa tersebut.

Memang ada juga sedikit penulis yang dapat hidup lebih baik secara materi, itu lantaran bukunya laris. Tapi kebanyakan yang lain, nasib hidupnya masih “sempoyongan”.

Maka timbul peryanyaan, kenapa hal ini bisa terjadi kepada mereka?

Mungkin ada sejumlah hal yang bisa menjawab pertanyaan itu. Yaitu pertama, karena royalti yang diberikan kepada penulis oleh penerbit buku, bisa dinilai terbilang kecil, yakni sekitar 10 persen dari setiap buku yang terjual.

Jawaban kedua, terkadang tidak ada kejelasan pasti, atau tidak diketahui, berapa lama penerbit buku baru bisa membayar royaltinya kepada penulis?

Lalu jawaban ketiga adalah, kemungkinan bukunya banyak di “bajak” oleh oknum yang yang tak bertanggungjawab, atau buku dijual dengan harga yang murah.

Adapun jawaban keempat, bisa saja masyarakat kita, banyak yang belum terbiasa dengan budaya membeli buku dan membaca buku tersebut.

Bahkan ada yang maunya dikasih gratis, tapi ketika sudah dikasih gratis, malah tidak mau membacanya.

Kemungkinan dari semua jawaban itu, menyebabkan jumlah buku yang terbit di tanah air setiap tahun, hanya 18.000 judul buku, dimana jumlah itu jauh ketinggalan dibanding produksi buku di Negara Jepang, yaitu sekitar 40.000 buku, lalu Negara India 60.000 buku dan China 140.000 buku.

Bahkan infonya, Bangsa Malaysia saja rata-rata membaca 7 – 8 judul buku setiap tahun. Lalu bagaimana dengan bangsa kita?

Oleh sebab itu, marilah kita budayakan beli buku dan baca buku, demi kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Jakarta, 17 Desember 2018

SISWASISWI.ID, TANJUNGPANDAN — Sebanyak 6 orang mengikuti seleksi perangkat desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Hari Kamis, (27/12/2018), di Kantor Desa Aik Ketekok, Jalan Telek Dalam RT 008, RW.003, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Pelaksanaan seleksi perangkat desa ini, dilaksanakan mulai jam 15.00 WIB.

Adapun ke 6 peserta tersebut adalah:
1. Ilhamsyah. H.P, A.Md
2.Herti Dwisintya, A.Md
3 Susanti yamarlina, SS.
4.Akbar, A.md
5. Via Ariane, S.Pd, dan
6.Putri Apsari, S.Si.

Kesemuanya dari Dusun Air Ketekok Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Propinsi Bangka Belitung.

Bertindak sebagai ketua Tim seleksi adalah Samsir, selaku Kaur Pemerintahan Desa Aik Ketekok. Sedangkan Wigman Mukti SH, M.Si
dan Budi Swasta, S.Ip mewakili Kantor Badan Pemberdayaan Desa dan KB.

Dari pihak Kecamatan Tanjungpandan adalah Wahyu Utomo,S.Ip dan Kabid Pemerintahan sebagai anggota.

Sambil menunggu berlangsungnya pelaksanaan seleksi ini , media ini melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Aik Ketekok, Antoni, yaitu kepala desa terpilih periode 2018-2024.

Kepada media ini, dikatakannya, bahwa dari enam peserta ini yang akan diterima hanya dua orang untuk menempati posisi kasi dan staf.

Adapun proses seleksi yang dilaksanakan secara transparan dan terbuka, dimana tujuan seleksi ini, untuk mencari SDM yang berkualitas untuk kelancaran administrasi desa.

Dikesempayan lain, kepada media ini, Ketua Tim Seleksi, Syamsir, mengatakan, bahwa pihaknya berharap kepada peserta yang yang terpilih nantinya sebagai perangkat desa, agar dapat bekerja semaksimal mungkin dan bisa bekerjasama dengan perangkat desa lainnya.

“Karena tanpa kerjasama yang baik, maka akan sulit melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam membantu kepala desa menjalankan roda pemerintahan desa ini,” ucapnya.

Usai pelaksanaan seleksi ini, media ini ingin mengetahui kemampuan 6 orang peserta seleksi perangkat desa ini, kepada Wigman Mukti dan Budi Swasta, dimana
dikatakan Wigman, bahwa standarisasi kemampuan dan pemahaman ke 6 peserta terhadap fungsi perangkat desa ini, pada prinsipnya mereka sudah mumpuni, karena basic formalnya rata rata Sarjana.

“Dan mereka sudah masuk data base, jika sewaktu-waktu waktu diperlukan penambahan perangkat desa, maka tidak perlu seleksi lagi, karena sudah ada data basenya,” jelas Wigman.

Sementara Budi Swasta, selaku pejabat Kasi Pemdes DPPKBPMD Kabupaten Belitung,
mengatakan akan pentingnya seleksi ini, karena sebagai tolak ukur uji kompetensi peserta untuk menjadi perangkat Desa Aik Ketekok.

“Lantaran untuk menggantkan perangkat desa yang memasuki masa pensiun, sekaligus juga mencari data base Pemdes Aik Ketekok, sebagai cadangan jika ada perangkat desa yang keluar atau mengundurkan diri. Adapun bobot yang diuji adalah untuk materi tertulis 50 persen dan wawancara 50 persen,” pungkas Budi.

Penulis: Yoseph

SISWASISWI.ID, KELAPA KAMPIT — Danramil 05 Kelapa Kampit, Belitung Timur, Kapten Inf Syafrudin, melatih Dasar Kepemimpinan Siswa Siswi SMA Negeri I Damar, Kamis (27/12/2018).

Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Ini, dilaksanakan di Lapangan Upacara SMAN 1 Damar, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur.

Kegiatan ini, dipimpin langsung
oleh Komandan Koramil 05 Kelapa Kampit, Kapten Inf Syafrudin, beserta anggota, diantaranya Pelda Herman Efendi,
Serda Suprapto dan
Kopda Firdiansyah.

Disela acara itu, Kapten Syafrudin mengatakan, bahwa materi yang di berikan untuk memupuk kedisiplinan, kerapian dan kebersamaan, dimana dilatih dasar baris berbaris (PBB) dan peraturan penghormatan, mulai dari sikap sempurna, istrahat di tempat, penghormatan, hadap kanan kiri, jalan di tempat, serta gerakan berjalan langkah tegap haluan kanan dan kiri.”

“Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan materi psikologi lapangan, dengan tujuan untuk memupuk kekompakan, kerja sama tim dan saling menghargai diantara sesama teman. Ada juga materi lain yang di berikan, yaitu
Pertama lompat tali beregu. Ada juga materi kedua, bola estafet dengan sarana mengunakan 3 tali
dan permadani terbang, serta juga keseimbangan membawa air di gelas dengan diletakkan di atas kain segi empat,” Ungkap Kapten Inf Syafrudin.

Adapun permainan selanjutnya, berupa water estafet, yaitu pemindahan air di mangkok dengan mata tertutup dan lomba lari keseimbangan membawa kelereng dengan sendok sambil berpasangan, serta
yang terakhir menangkap bebek dengan mata tertutup dalam lingkaran, yang telah disiapkan oleh pihak panitia.

Sedangkan Kepala Sekolah SMAN I Damar, Riskan Akbari S.Pd, mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kepedulian Koramil 05 Kelapa Kampit.

“Saya atas nama dari sekolah SMAN 1 Damar, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari TNI AD dalam mendukung kegiatan LDKS ini. semoga kedepan, dari pihak sekolah akan menjadwalkan waktu secara rutin setiap dua bulan sekali, agar bisa dilaksanakan LDKS ini, mengingat kegiatan ini sangat positif, dalam membentuk karakter kebangsaan bagi generasi muda, yang saat ini sudah kritis dengan nilai nilai jiwa nasionalisme,” ucap kepala sekolah.

Terlihat, selama kegiatan LDKS ini, para siswa siswi menampakan rasa sangat senang dan riang sekali, karena mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang materi bela negara dan kepemimpinan.

Karena itu, mereka mengharapkan sekali kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sedangkan kegiatan LDKS ini, memiliki berbagai tujuan, yaitu pertama, membentuk karakter kepemimpinan generasi muda, agar nantinya siap untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa.
Kedua, dapat meningkatkan jiwa gotong royong, serta meningkatkan kekompakkan dan kesetikawanan kerja sama atau jiwa korsa, sesama siswa siswi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah lV Adi Zahriadi M.Si, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Damar Riskan Akhbari S.Pd, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gantung Sabarudin M.Pd, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Damar Yandri S.Pd, serta Pembina OSIS SMAN 1 Damar, sekaligus Guru Pendamping Priyanto S.Pd. (Rh)

SISWASISWI.ID, TANJUNGPANDAN — Pada Hari Senin, Tanggal 24 Desember 2018 lalu, BEM AMB Belitung mengadakan acara NGOPI yaitu singkatan dari “Ngobrol Peringatan Hari Ibu”, dimana acara ini dalam rangka memperingati Hari Ibu, Tanggal 22 Desember 2018 kemarin.

Dalam peringatan Hari Ibu kali ini, BEM AMB mengangkat tema “Kasih Ibu Sepanjang Masa”.

Saat itu, Fazilah Nur Tree Esis, selaku Ketua Pelaksana, mengatakan bahwa Dengan tema ini, diharapkan mahasiswa dan pemuda pemudi era milineal, bisa terus menghargai apa yang telah di lakukan oleh seorang ibu dalam kebahagiaan anak anak nya.

Ditegaskannya, dari rahim seorang Ibu lah lahir sebuah peradaban ini.

Adapun acara ini, dilaksakan di luar Kampus AMB, yaitu di Sebuah warung kopi kecil, yang terletak di Kawasan Terminal Tanjungpandan, yaitu Warkop Bills Coffee.

Untuk pembicara dalam acara ini, adalah Dekan Fisipol Universitas Veteran Makassar, Dr. Saifuddin al Mughniy, S.Sos, SH, MSi, serta juga Budayawan Belitong sekaligus Presiden Republik Kelekak, Drs.Fitrorozi M.Si.

Dalam penyampaian materinya, secara garis besar beliau berdua mengingatkan kepada generasi muda, agar bisa terus menghargai dan mengingat jasa para orang tua, terutama jasa seorang ibu yang telah membesarkan dan merawat kita semua, dari sejak lahir hingga besar.

Bahkan, selama sembilan bulan sepuluh hari, beliau mengandung janin kita, sungguh merupakan suatu perbuatan yang tanpa pamrih beliau lakukan.
Ibu adalah madrasah pertama bagi anak anaknya.

Fazilah Nur Tree Esis, yang juga selaku Mensesneg dalam Kepengurusan BEM AMB 2018, sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja BEM, dalam memperingati Hari Besar Nasional.

Apalagi kita sebagai mahasiswa dan pemuda wajib memperingati Hari Ibu, walaupun sebetulnya peringatan hari ibu ini, bukan hanya pada tanggal 22 Desember saja, melainkan juga memperingati Hari Ibu itu adalah disetiap hari, yaitu sejak kita lahir sampai kita mati.

Adapun peserta yang hadir pada acara ini, adalah seluruh mahasiswa dari AMB, Budayawan Belitong dan pengunjung Warkop Bills Coffee.

“Sedangkan dana yang kami keluarkan untuk melaksanakan kegiatan ini, merupakan sisa hasil dari kegiatan sebelumnya, yaitu kegiatan PORSENI yang pernah dilakukan oleh BEM AMB, pada dua minggu yang lalu,” pungkasnya.

Sumber: reja novian

JAKARTA – Saat itu terlihat wajah Kepala Kantor Kejari (Kajari) Tanjungpandan Belitung, Sekti Anggraini SH, MH, tampak sumringah.

Pasalnya, Kajari Tanjungpandan Belitung ini, menerima suatu yang surprise dan membanggakan, yaitu mendapatkan Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KeMENPAN-RB).

Acara penyerahan Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KeMENPAN-RB) ini, berlangsung di Golden Ballroom The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (10/12/2018) pagi.

Sekilas info, Ny. Sekti Anggraini SH, MH, adalah Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Belitung, dimana kantor kejari yang beliau pimpin saat ini, merupakan salahsatu institusi yang berhasil meraih Apresiasi dan Penganugerahan WBK dan WBBM di tingkat Nasional.

Ditahun 2018 ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpandan Belitung, dibawah pimpinan Sekti Anggraini SH, MH, berhasil menorehkan prestasi kerja yang membanggakan, sehingga berhasil meraih dua penghargaan prestise yang membanggakan, yaitu dimana pada Tanggal 30 November 2018 lalu, berhasil menyabet Penghargaan Terbaik Kedua Kejari Tipe B se-Indonesia, dalam ajang Penghargaan Sidhakarya 2018. Lalu, pada Tanggal 10 Desember 2018 ini, kembali menerima apresiasi yang tinggi berupa Anugerah Penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

“Alhamdulillah, semua ini didapat, setelah berbagai upaya rekan-rekan mengikuti seleksi berkali-kali, semenjak awal tahun 2018 lalu. Mulai dari masuk nominasi 16 besar, hingga terakhir berhasil terpilih 6 besar, dari total 450 kejari di seluruh Indonesia,” ungkap Sekti Anggraini kepada wartawan, usai penerimaaan penghargaan ini, di Jakarta.

Untuk diketahui bersama, bahwa Pemerintah melalui Kementerian PAN-RB Tahun 2018 ini, memberikan penghargaan kepada 205 unit kerja, yang dinilai telah berhasil melakukan pembangunan Zona Integritas.

Pemberian penghargaan prestise ini, merupakan bentuk apresiasi Kementerian PAN RB, terhadap kinerja unit kerja yang berkomitmen melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi.

Pada tahun 2018 ini, dari 205 unit kerja yang dinilai berhasil melakukan pembangunan zona integritas, juga ada lima unit kerja yang memperoleh Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Sementara 200 unit kerja lainnya, berhasil mendapatkan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Hasil yang membanggakan ini, diperoleh dari 910 unit kerja, yang sebelumnya lebih dulu diusulkan untuk bisa mendapatkan Predikat WBK/WBBM, pada tahun 2018 ini.

Rupanya, jumlah itu berhasil meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, dimana unit kerja yang mengusulkan mencapai sekitar 485 unit kerja, yaitu dari jumlah itu, ada 71 unit mendapatkan predikat WBK, sedangkan enam unit kerja lainnya mendapatkan Predikat WBBM.

Adapun Pembangunan Zona Integritas ini, merupakan miniatur dari implementasi Reformasi Birokrasi, yang ditujukan agar tercapainya Reformasi Birokrasi dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, bersih dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang baik dan mampu untuk diwujudkan.

Selain itu, percepatan pembangunan Zona Integritas ini, juga dilakukan terhadap unit kerja yang sudah memperoleh Predikat WBK/WBBM, dimana bisa dijadikan untuk “Role Model Nasional”.

Sementara itu, untuk perlu diketahui, bahwa di Lingkungan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), yang berhasil meraih penghargaan Apresiasi dan Penganugerahan WBK dan WBBM ini, sebanyak 14 unit kerja, dimana satu diantaranya adalah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpandan, Belitung. (jon)

Sumber: Nasrul Rully